Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux

Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

  1. Mencari bottleneck.
  2. Disk (storage) bottleneck.
  3. CPU dan memory bottleneck.
  4. Network bottleneck.

#1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses

Top memberikan gambaran real time sebuah sistem yang sedang berjalan, proses yang ada. Defaultnya, dia akan menampilkan proses yang sedang menggunakan CPU dan mengupdate-nya setiap 5 detik.

#2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware

Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.

#3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan

perintah w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.

#4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan

Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan. Lebih lengkapnya perintah ini memberi tahu waktu saat ini, berapa lama sistem berjalan, berapa banyak user yang sedang login dan rata-rata beban server pada 1, 5, dan 15 menit.

#5: ps – Menampilkan Proses

Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini. Untuk memilih semua proses gunakan option -A atau -e.

#6: free – Pemakaian Memory

Perintah free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.

#7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk

Perintah iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).

#8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem

Perintah sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.

#9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor

Perintah mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama. mpstat -P ALL menampilkan rata-rata utilitas CPU per processor.

#10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses. Gnakan perintah ini untuk mencari tau penyebab memory bottlenecks.

Kerjakan tugas dibawah ini !

Buatlah kesimpulan dari materi diatas !

83 thoughts on “Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux”

  1. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1. Mencari bottleneck
    2. Disk (storage) bottleneck
    3. CPU dan memory bottleneck
    4. Network bottleneck

    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    Top memberikan gambaran real time sebuah sistem yang sedang berjalan, proses yang ada. Defaultnya, dia akan menampilkan proses yang sedang menggunakan CPU dan mengupdate-nya setiap 5 detik.

    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.

    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    perintah w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.

    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan. Lebih lengkapnya perintah ini memberi tahu waktu saat ini, berapa lama sistem berjalan, berapa banyak user yang sedang login dan rata-rata beban server pada 1, 5, dan 15 menit.

    #5: ps – Menampilkan Proses
    Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini. Untuk memilih semua proses gunakan option -A atau -e.

    #6: free – Pemakaian Memory
    Perintah free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.

    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    Perintah iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).

    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    Perintah sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.

    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    Perintah mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama. mpstat -P ALL menampilkan rata-rata utilitas CPU per processor.

    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses
    Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses. Gnakan perintah ini untuk mencari tau penyebab memory bottlenecks.

  2. Dari materi tersebut, kesimpulannya adalah Distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah : mencari bottleneck, Disk (storage) bottleneck, CPU dan memory bottleneck, Network bottleneck.

  3. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck.

  4. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck.

  5. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1. Mencari bottleneck
    2. Disk (storage) bottleneck
    3. CPU dan memory bottleneck
    4. Network bottleneck

    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    Top memberikan gambaran real time sebuah sistem yang sedang berjalan, proses yang ada. Defaultnya, dia akan menampilkan proses yang sedang menggunakan CPU dan mengupdate-nya setiap 5 detik.

    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.

    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    perintah w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.

    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan. Lebih lengkapnya perintah ini memberi tahu waktu saat ini, berapa lama sistem berjalan, berapa banyak user yang sedang login dan rata-rata beban server pada 1, 5, dan 15 menit.

    #5: ps – Menampilkan Proses
    Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini. Untuk memilih semua proses gunakan option -A atau -e.

    #6: free – Pemakaian Memory
    Perintah free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.

    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    Perintah iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).

    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    Perintah sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.

    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    Perintah mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama. mpstat -P ALL menampilkan rata-rata utilitas CPU per processor.

    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses
    Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses. Gnakan perintah ini untuk mencari tau penyebab memory bottlenecks.

  6. Command Top
    Salah satu perintah yang paling banyak digunakan untuk monitoring performance Linux adalah commanTop

    Command HTOP
    Command HTOP juga merupakan perintah untuk memonitoring proses yang sedang berjalan pada sistem melalui terminal linux.

    Vmstat
    Vmstat merupakan perintah pada linux yang berfungsi untuk menampilkan penggunaan memori, swap, memberikan informasi mengenai interrupt sistem, kecepatan I/O, dan statistik CPU secara real time, dan prose yang sedang berjalan.

    Lsof
    Perintah lsof berfungsi untuk melihat seluruh file yang terbuka berdasarkan proses aktif yang berjalan di sistem.

    Nestat
    Perintah ini digunakan untuk monitoring incoming dan outgoing pada suatu network/jaringan

    Uptime
    Cara melihat lamanya computer menyala di system Linux dengan menggunakan perintah uptime.

    Ps
    Ps itu sendiri adalah singkatan dari proses status.
    Ps adalah Perintah pada linux untuk mengetahui tentang daftar proses.

    Free
    Free adalah perintah pada sistem linux untuk menampilkan jumlah total memori fisik dan swap sistem dan buffer yang digunakan oleh kernel.

    Iotop
    Perintah Iotop berfungsi untuk melihat tampilan semua proses dan jumlah aktivitas disk yang terjadi.

    Iftop
    Perintah iftop ini digunakan untuk mengetahui dan memantau penggunaan bandwidth pada jaringan secara realtime. Berikut tampilan ketika menjalankan perintah iftop pada sistem linux.

  7. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah

    Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux
    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    #5: ps – Menampilkan Proses
    #6: free – Pemakaian Memory
    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  8. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck.

    Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux
    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    #5: ps – Menampilkan Proses
    #6: free – Pemakaian Memory
    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  9. dari materi tersebut, berkesimpulan bahwa distribusi linux akan di lengkapi dengan banyak monitring tools.
    tool akan mengukur aktiitas system. dengan tool dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi.
    analisa dan debugging server untuk masalah,

    > mencari bottleneck
    > Disk (storage) bottleneck.
    > CPU dan memory bottleneck.
    > Network bottleneck

  10. Command Top
    Salah satu perintah yang paling banyak digunakan untuk monitoring performance Linux adalah commanTop

    Command HTOP
    Command HTOP juga merupakan perintah untuk memonitoring proses yang sedang berjalan pada sistem melalui terminal linux.

    Vmstat
    Vmstat merupakan perintah pada linux yang berfungsi untuk menampilkan penggunaan memori, swap, memberikan informasi mengenai interrupt sistem, kecepatan I/O, dan statistik CPU secara real time, dan prose yang sedang berjalan.

    Lsof
    Perintah lsof berfungsi untuk melihat seluruh file yang terbuka berdasarkan proses aktif yang berjalan di sistem.

    Nestat
    Perintah ini digunakan untuk monitoring incoming dan outgoing pada suatu network/jaringan

    Uptime
    Cara melihat lamanya computer menyala di system Linux dengan menggunakan perintah uptime.

    Ps
    Ps itu sendiri adalah singkatan dari proses status.
    Ps adalah Perintah pada linux untuk mengetahui tentang daftar proses.

    Free
    Free adalah perintah pada sistem linux untuk menampilkan jumlah total memori fisik dan swap sistem dan buffer yang digunakan oleh kernel.

    Iotop
    Perintah Iotop berfungsi untuk melihat tampilan semua proses dan jumlah aktivitas disk yang terjadi.

    Iftop
    Perintah iftop ini digunakan untuk mengetahui dan memantau penggunaan bandwidth pada jaringan secara realtime. Berikut tampilan ketika menjalankan perintah iftop pada sistem linux

  11. Command Top
    Salah satu perintah yang paling banyak digunakan untuk monitoring performance Linux adalah commanTop

    Command HTOP
    Command HTOP juga merupakan perintah untuk memonitoring proses yang sedang berjalan pada sistem melalui terminal linux.

    Vmstat
    Vmstat merupakan perintah pada linux yang berfungsi untuk menampilkan penggunaan memori, swap, memberikan informasi mengenai interrupt sistem, kecepatan I/O, dan statistik CPU secara real time, dan prose yang sedang berjalan.

    Lsof
    Perintah lsof berfungsi untuk melihat seluruh file yang terbuka berdasarkan proses aktif yang berjalan di sistem.

    Nestat
    Perintah ini digunakan untuk monitoring incoming dan outgoing pada suatu network/jaringan

    Uptime
    Cara melihat lamanya computer menyala di system Linux dengan menggunakan perintah uptime.

    Ps
    Ps itu sendiri adalah singkatan dari proses status.
    Ps adalah Perintah pada linux untuk mengetahui tentang daftar proses.

    Free
    Free adalah perintah pada sistem linux untuk menampilkan jumlah total memori fisik dan swap sistem dan buffer yang digunakan oleh kernel.

    Iotop
    Perintah Iotop berfungsi untuk melihat tampilan semua proses dan jumlah aktivitas disk yang terjadi.

    Iftop
    Perintah iftop ini digunakan untuk mengetahui dan memantau penggunaan bandwidth pada jaringan secara realtime. Berikut tampilan ketika menjalankan perintah iftop pada sistem linux

  12. Dari materi tersebut, kesimpulannya adalah Distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah : mencari bottleneck, Disk (storage) bottleneck, CPU dan memory bottleneck, Network bottleneck.

  13. Command Top
    Salah satu perintah yang paling banyak digunakan untuk monitoring performance Linux adalah commanTop

    Command HTOP
    Command HTOP juga merupakan perintah untuk memonitoring proses yang sedang berjalan pada sistem melalui terminal linux.

    Vmstat
    Vmstat merupakan perintah pada linux yang berfungsi untuk menampilkan penggunaan memori, swap, memberikan informasi mengenai interrupt sistem, kecepatan I/O, dan statistik CPU secara real time, dan prose yang sedang berjalan.

    Lsof
    Perintah lsof berfungsi untuk melihat seluruh file yang terbuka berdasarkan proses aktif yang berjalan di sistem.

    Nestat
    Perintah ini digunakan untuk monitoring incoming dan outgoing pada suatu network/jaringan

    Uptime
    Cara melihat lamanya computer menyala di system Linux dengan menggunakan perintah uptime.

    Ps
    Ps itu sendiri adalah singkatan dari proses status.
    Ps adalah Perintah pada linux untuk mengetahui tentang daftar proses.

    Free
    Free adalah perintah pada sistem linux untuk menampilkan jumlah total memori fisik dan swap sistem dan buffer yang digunakan oleh kernel.

    Iotop
    Perintah Iotop berfungsi untuk melihat tampilan semua proses dan jumlah aktivitas disk yang terjadi.

    Iftop
    Perintah iftop ini digunakan untuk mengetahui dan memantau penggunaan bandwidth pada jaringan secara realtime. Berikut tampilan ketika menjalankan perintah iftop pada sistem linux

  14. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  15. Distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck.

  16. Pada bab ini menjelaskan tentang kesimpulan dari Perintah dasar yang di jelaskan menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.

  17. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck.

    Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux
    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    #5: ps – Menampilkan Proses
    #6: free – Pemakaian Memory
    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  18. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck

    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    #5: ps – Menampilkan Proses
    #6: free – Pemakaian Memory
    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  19. Command Top
    Salah satu perintah yang paling banyak digunakan untuk monitoring performance Linux adalah commanTop

    Command HTOP
    Command HTOP juga merupakan perintah untuk memonitoring proses yang sedang berjalan pada sistem melalui terminal linux.

    Vmstat
    Vmstat merupakan perintah pada linux yang berfungsi untuk menampilkan penggunaan memori, swap, memberikan informasi mengenai interrupt sistem, kecepatan I/O, dan statistik CPU secara real time, dan prose yang sedang berjalan.

    Lsof
    Perintah lsof berfungsi untuk melihat seluruh file yang terbuka berdasarkan proses aktif yang berjalan di sistem.

    Nestat
    Perintah ini digunakan untuk monitoring incoming dan outgoing pada suatu network/jaringan

    Uptime
    Cara melihat lamanya computer menyala di system Linux dengan menggunakan perintah uptime.

    Ps
    Ps itu sendiri adalah singkatan dari proses status.
    Ps adalah Perintah pada linux untuk mengetahui tentang daftar proses.

    Free
    Free adalah perintah pada sistem linux untuk menampilkan jumlah total memori fisik dan swap sistem dan buffer yang digunakan oleh kernel.

    Iotop
    Perintah Iotop berfungsi untuk melihat tampilan semua proses dan jumlah aktivitas disk yang terjadi.

    Iftop
    Perintah iftop ini digunakan untuk mengetahui dan memantau penggunaan bandwidth pada jaringan secara realtime. Berikut tampilan ketika menjalankan perintah iftop pada sistem linux

  20. Dari materi tersebut, kesimpulannya adalah Distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah : mencari bottleneck, Disk (storage) bottleneck, CPU dan memory bottleneck, Network bottleneck.

  21. Dari materi tersebut, kesimpulannya adalah Distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah : mencari bottleneck, Disk (storage) bottleneck, CPU dan memory bottleneck, Network bottleneck.

  22. Command Top
    Salah satu perintah yang paling banyak digunakan untuk monitoring performance Linux adalah commanTop

    Command HTOP
    Command HTOP juga merupakan perintah untuk memonitoring proses yang sedang berjalan pada sistem melalui terminal linux.

    Vmstat
    Vmstat merupakan perintah pada linux yang berfungsi untuk menampilkan penggunaan memori, swap, memberikan informasi mengenai interrupt sistem, kecepatan I/O, dan statistik CPU secara real time, dan prose yang sedang berjalan.

    Lsof
    Perintah lsof berfungsi untuk melihat seluruh file yang terbuka berdasarkan proses aktif yang berjalan di sistem.

    Nestat
    Perintah ini digunakan untuk monitoring incoming dan outgoing pada suatu network/jaringan

    Uptime
    Cara melihat lamanya computer menyala di system Linux dengan menggunakan perintah uptime.

    Ps
    Ps itu sendiri adalah singkatan dari proses status.
    Ps adalah Perintah pada linux untuk mengetahui tentang daftar proses.

    Free
    Free adalah perintah pada sistem linux untuk menampilkan jumlah total memori fisik dan swap sistem dan buffer yang digunakan oleh kernel.

    Iotop
    Perintah Iotop berfungsi untuk melihat tampilan semua proses dan jumlah aktivitas disk yang terjadi.

    Iftop
    Perintah iftop ini digunakan untuk mengetahui dan memantau penggunaan bandwidth pada jaringan secara realtime. Berikut tampilan ketika menjalankan perintah iftop pada sistem linux

  23. Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux
    Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1. Mencari bottleneck.
    2. Disk (storage) bottleneck.
    3. CPU dan memory bottleneck.
    4. Network bottleneck.

  24. Kesimpulannya adalah Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1. Mencari bottleneck.
    2. Disk (storage) bottleneck.
    3. CPU dan memory bottleneck.
    4. Network bottleneck.

  25. #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    Top memberikan gambaran real time sebuah sistem yang sedang berjalan, proses yang ada.
    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.
    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    perintah w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.

    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan.
    #5: ps – Menampilkan Proses
    Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini. Untuk memilih semua proses gunakan option -A atau -e.

    #6: free – Pemakaian Memory
    Perintah free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.

    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    Perintah iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).

    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    Perintah sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.

    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    Perintah mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama.
    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses
    Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses

  26. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.

  27. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,
    1. top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2. vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3. w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4. uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5. ps – Menampilkan Proses
    6. free – Pemakaian Memory
    7. iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8. sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9. mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10. pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  28. Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux.Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah
    Mencari bottleneck,Disk (storage) bottleneck,CPU dan memory bottleneck,Network bottleneck.

  29. Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux
    February 7, 2021 by Admin
    Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.
    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    #5: ps – Menampilkan Proses
    #6: free – Pemakaian Memory
    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  30. Proses manajemen Linux cukup sederhana. Anda hanya tinggal memasukkan satu atau dua perintah ke dalam Terminal maka seluruh informasi terkait dengan proses yang berjalan pada Linux dapat terlihat. Meskipun tampilan yang sangat sederhana, tapi Anda dapat melihat secara detail aplikasi apa saja yang sedang berjalan.

  31. #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    Top memberikan gambaran real time sebuah sistem yang sedang berjalan, proses yang ada. Defaultnya, dia akan menampilkan proses yang sedang menggunakan CPU dan mengupdate-nya setiap 5 detik.

    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.

    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    perintah w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.

    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan. Lebih lengkapnya perintah ini memberi tahu waktu saat ini, berapa lama sistem berjalan, berapa banyak user yang sedang login dan rata-rata beban server pada 1, 5, dan 15 menit.

    #5: ps – Menampilkan Proses
    Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini. Untuk memilih semua proses gunakan option -A atau -e.

    #6: free – Pemakaian Memory
    Perintah free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.

    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    Perintah iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).

    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    Perintah sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.

    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    Perintah mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama. mpstat -P ALL menampilkan rata-rata utilitas CPU per processor.

    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses
    Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses. Gnakan perintah ini untuk mencari tau penyebab memory bottlenecks.

  32. Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux

    Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools.Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar untuk analisa dan debugging server untuk masalah,
    1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck.

    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    #5: ps – Menampilkan Proses
    #6: free – Pemakaian Memory
    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  33. pada Linux

    February 7, 2021 by Admin

    Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.Disk (storage) bottleneck.CPU dan memory bottleneck.Network bottleneck.

    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses

    Top memberikan gambaran real time sebuah sistem yang sedang berjalan, proses yang ada. Defaultnya, dia akan menampilkan proses yang sedang menggunakan CPU dan mengupdate-nya setiap 5 detik.

    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware

    Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.

    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan

    perintah w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.

    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan

    Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan. Lebih lengkapnya perintah ini memberi tahu waktu saat ini, berapa lama sistem berjalan, berapa banyak user yang sedang login dan rata-rata beban server pada 1, 5, dan 15 menit.

    #5: ps – Menampilkan Proses

    Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini. Untuk memilih semua proses gunakan option -A atau -e.

    #6: free – Pemakaian Memory

    Perintah free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.

    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk

    Perintah iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).

    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem

    Perintah sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.

    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor

    Perintah mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama. mpstat -P ALL menampilkan rata-rata utilitas CPU per processor.

    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

    Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses. Gnakan perintah ini untuk mencari tau penyebab memory bottlenecks.

  34. Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux :
    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    #5: ps – Menampilkan Proses
    #6: free – Pemakaian Memory
    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  35. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.

  36. pada Linux
    February 7, 2021 by Admin
    Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.
    #1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    Top memberikan gambaran real time sebuah sistem yang sedang berjalan, proses yang ada. Defaultnya, dia akan menampilkan proses yang sedang menggunakan CPU dan mengupdate-nya setiap 5 detik.

    #2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.

    #3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    perintah w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.

    #4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan. Lebih lengkapnya perintah ini memberi tahu waktu saat ini, berapa lama sistem berjalan, berapa banyak user yang sedang login dan rata-rata beban server pada 1, 5, dan 15 menit.

    #5: ps – Menampilkan Proses
    Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini. Untuk memilih semua proses gunakan option -A atau -e.

    #6: free – Pemakaian Memory
    Perintah free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.

    #7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    Perintah iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).

    #8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    Perintah sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.

    #9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    Perintah mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama. mpstat -P ALL menampilkan rata-rata utilitas CPU per processor.

    #10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses
    Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses. Gnakan perintah ini untuk mencari tau penyebab memory bottlenecks.

  37. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Berikut perintah dasar untuk analisa dan debugging server yaitu:
    1. Top: Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2.vmstat: Aktivitas Sistem, Informasi
    Perangkatt Keras dan Hardware
    3.W: Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang
    Diaa Lakukan
    4.Uptime: Memberitahu Berapa Lama Sistem b
    Telah Berjalan
    5.Ps: Menampilkan Proses
    6.Free: Pemakaian Memory
    7.iostat: Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8.sar: Mengumpulkan dan Melaporkan
    Aktivitas Sistem
    9.mpstat: Penggunaaan Multiprocessor
    10.pmap: Pemakaian Memori pada Proses

  38. Perintah dasar yang bermanfat untuk analisa dan debugging server untuk masalah,
    1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck.

    1: top
    2: vmstat
    3: w
    4: uptime
    5: ps
    6: free
    7: iostat
    8: sar
    9: mpstat
    10: pmap

  39. Monitoring ini bertujuan agar dapat memudahkan
    network administrator untuk mengetahui keadaan kuota
    harddisk pada server dan service yang digunakan untuk
    sharing NFS, tanpa harus mengecek setiap saat kapasitas
    harddisk dan service dari NFS tersebut.

  40. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.
    1.Top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2.vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3.w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4.uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5.ps – Menampilkan Proses
    6.free – Pemakaian Memory
    7.iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8.sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9.mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10.pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  41. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.

    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    Top memberikan gambaran real time sebuah sistem yang sedang berjalan, proses yang ada.

    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.

    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    perintah w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.

    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan.

    5: ps – Menampilkan Proses
    Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini.

    6: free – Pemakaian Memory
    Perintah free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.

    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    Perintah iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).

    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    Perintah sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.

    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    Perintah mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama.

    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses
    Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses.

  42. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  43. Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux

    1. top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2. vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3. w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4. uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5. ps – Menampilkan Proses
    6. free – Pemakaian Memory
    7. iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8. sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9. mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10. pmap – Pemakaian Memori pada Proses

    Perintah dasar yang di jelaskan berikut menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    • Mencari bottleneck.
    • Disk (storage) bottleneck.
    • CPU dan memory bottleneck.
    • Network bottleneck.

  44. Kesimpulan :
    Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.

  45. Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux
    Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah: Mencari bottleneck, Disk (storage) bottleneck, CPU dan memory bottleneck, Network bottleneck.
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  46. Pada bab ini menjelaskan tentang kesimpulan dari Perintah dasar yang di jelaskan menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,Mencari bottleneck, Disk bottleneck, CPU dan memory bottleneck, Network bottleneck.
    1. top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    Top memberikan gambaran real time sebuah sistem yang sedang berjalan, proses yang ada.
    2. Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.
    3. Perintah w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.
    4. Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan.
    5. Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini. Untuk memilih semua proses gunakan option -A atau -e.
    6. Perintah free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.
    7. Perintah iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).
    8. Perintah sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.
    9. Perintah mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama.
    10. Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses.

  47. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  48. Dari materi diatas dapat disimpulkan, pada monitoring sistem pada Linux terdapat perintahnya, didalam Linux terdapat tools yang berfungsi untuk mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Beberapa perintah dasarnya: Mencari bottleneck, Disk(Storage) bottleneck , Cpu dan memory bottleneck, network bottleneck, Top, w, uptime, dsb.

  49. Dibab ini Menjelaskan tentang Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux.
    Perintah dasar yang menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,
    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.
    Perintah untuk monitoring sistem pada linux:
    -Top, perintah untk melihat aktivitas proses
    -Vmstat, informasi perangkat keras
    – w, menampilkan informasi user yang berada dlm mesin
    – uptime, memberitau berapalama sistem tlh berjalan
    – ps, menampilkan proses
    – free, pemkaian memory
    – iostat, rata” load cpu dan aktifitas disk
    – sar, mengumpul dan melaporkan aktifitas
    – mpstat, Penggunaaan Multiprocessor
    -pmap, Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses.

  50. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  51. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  52. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck.

    Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  53. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  54. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  55. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  56. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  57. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  58. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  59. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah sebagai berikut :
    1. Mencari bottleneck.
    2. Disk (storage) bottleneck.
    3. CPU dan memory bottleneck.
    4. Network bottleneck.

    1. top berfungsi untuk melihat aktifitas proses
    2. vmstat berfungsi melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.
    3. w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.
    4. uptime berfungsi untuk memberitahu berapa lama sistem telah berjalan.
    5. ps menampilkan proses.
    6. free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.
    7. iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).
    8. sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.
    9. mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama.
    10. pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses.

  60. Pada bab ini menjelaskan tentang kesimpulan dari Perintah dasar yang di jelaskan menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck

  61. untuk analisa dan debugging server untuk masalah:
    1. Mencari bottleneck
    2. Disk(storage) bottleneck
    3. CPU dan memory bottleneck
    4. Network bottleneck
    Berikut perintahnya:
    1. top : perintah untuk melihat aktivitas
    2. Vmstat : aktivitas sistem, informasi perangkat keras dan hardware
    3. W : mencari siapa yang login dan apa yang dilakukan
    4. Uptime : memberitahu berapa lama sistem telah berjalan
    5. Ps : menampilkan proses
    6. Free : pemakaian memory
    7. lostat : rata-rata load CPU dan aktivitas disk
    8. sar : mengumpulkan dan melaporkan aktivitas sistem
    9. mpstat : penggunaan multiprocessor
    10. pmap : pemakaian memori pada proses.

  62. Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux
    1.top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2.vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3.w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4.uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan dll
    Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi.

  63. Perintah dasar monitoring tools:
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  64. untuk analisa dan debugging server untuk masalah:
    1. Mencari bottleneck
    2. Disk(storage) bottleneck
    3. CPU dan memory bottleneck
    4. Network bottleneck
    Berikut perintahnya:
    1. top : perintah untuk melihat aktivitas
    2. Vmstat : aktivitas sistem, informasi perangkat keras dan hardware
    3. W : mencari siapa yang login dan apa yang dilakukan
    4. Uptime : memberitahu berapa lama sistem telah berjalan
    5. Ps : menampilkan proses
    6. Free : pemakaian memory
    7. lostat : rata-rata load CPU dan aktivitas disk
    8. sar : mengumpulkan dan melaporkan aktivitas sistem
    9. mpstat : penggunaan multiprocessor
    10. pmap : pemakaian memori pada proses.

  65. Dari materi diatas dapat disimpulkan, pada monitoring sistem pada Linux terdapat perintahnya, didalam Linux terdapat tools yang berfungsi untuk mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Beberapa perintah dasarnya: Mencari bottleneck, Disk(Storage) bottleneck , Cpu dan memory bottleneck, network bottleneck, Top, w, uptime, dsb.

  66. Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux yaitu Tools yang bermanfaat untuk analisa dan debugging server untuk masalah antara lain 1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck.

  67. Perintah untuk monitoring sistem pada linux:
    -Top, perintah untk melihat aktivitas proses
    -Vmstat, informasi perangkat keras
    – w, menampilkan informasi user yang berada dlm mesin
    – uptime, memberitau berapalama sistem tlh berjalan
    – ps, menampilkan proses
    – free, pemkaian memory
    – iostat, rata” load cpu dan aktifitas disk
    – sar, mengumpul dan melaporkan aktifitas
    – mpstat, Penggunaaan Multiprocessor
    -pmap, Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses.

  68. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah, Mencari bottleneck.

    Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.

    Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini.

  69. Perintah untuk Monitoring Sistem pada Linux
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    akan menampilkan proses yang sedang menggunakan CPU dan mengupdate-nya setiap 5 detik.
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan.
    5: ps – Menampilkan Proses
    Untuk memilih semua proses gunakan option -A atau -e.
    6: free – Pemakaian Memory
    free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama. mpstat -P ALL menampilkan rata-rata utilitas CPU per processor.
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses
    pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses. Gnakan perintah ini untuk mencari tau penyebab memory bottlenecks.

  70. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah.
    1: top – Perintah untuk melihat aktifitas proses.
    2: vmstat – Aktivitas Sistem, Informasi Perangkat Keras dan Hardware
    3: w – Mencari Siapa Yang Login dan Apa Yang Dia Lakukan
    4: uptime – Memberitahu Berapa Lama Sistem Telah Berjalan
    5: ps – Menampilkan Proses
    6: free – Pemakaian Memory
    7: iostat – Rata-rata load CPU dan Aktivitas Disk
    8: sar – Mengumpulkan dan Melaporkan Aktivitas Sistem
    9: mpstat – Penggunaaan Multiprocessor
    10: pmap – Pemakaian Memori pada Proses

  71. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah sebagai berikut :
    1. Mencari bottleneck.
    2. Disk (storage) bottleneck.
    3. CPU dan memory bottleneck.
    4. Network bottleneck.

    1. top berfungsi untuk melihat aktifitas proses
    2. vmstat berfungsi melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.
    3. w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.
    4. uptime berfungsi untuk memberitahu berapa lama sistem telah berjalan.
    5. ps menampilkan proses.
    6. free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.
    7. iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).
    8. sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.
    9. mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama.
    10. pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses.

  72. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah, Mencari bottleneck, Disk bottleneck, CPU dan memory bottleneck, Network bottleneck.
    1. top – Perintah untuk melihat aktifitas proses
    Top memberikan gambaran real time sebuah sistem yang sedang berjalan, proses yang ada.
    2. Perintah vmstat melaporkan informasi tentang proses, memori, paging, block IO, traps dan aktifitas cpu.
    3. Perintah w menampilkan informasi tentang user yang sedang berada di dalam mesin dan menampilkan proses dari user tersebut.
    4. Perintah uptime dapat digunakan untuk melihat berapa lama server telah berjalan. 
    5. Perintah ps akan melaporkan snapshot dari proses saat ini. Untuk memilih semua proses gunakan option -A atau -e.
    6. Perintah free menampilkan jumlah total dari physical dan swap memory yang dipakai dan tidak dipakai di dalam sistem serta buffer yang digunakan oleh kernel.
    7. Perintah iostat melaporkan statistik Central Processing Unit (CPU) dan statistik input/output dari device, partisi dan network filesystems (NFS).
    8. Perintah sar digunakan untuk mengumpulkan, melaporkan dan menyimpan informasi aktivitas sistem.
    9. Perintah mpstat menampilkan aktivitas dari setiap processor, processor 0 merupakan processor pertama.
    10. Perintah pmap menampilkan peta memory dari sebuah proses.

  73. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah

  74. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.

  75. Kebanyakan distribusi Linux akan di lengkapi dengan banyak monitoring tools. Tool ini akan mengukur aktifitas system. Dengan tool ini kita dapat mengetahui penyebab masalah yang terjadi. Perintah dasar yang di jelaskan berikut ini menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    1.Mencari bottleneck.
    2.Disk (storage) bottleneck.
    3.CPU dan memory bottleneck.
    4.Network bottleneck.

  76. Pada bab ini menjelaskan tentang kesimpulan dari Perintah dasar yang di jelaskan menjadi bermanfaat terutama untuk analisa dan debugging server untuk masalah,

    Mencari bottleneck.
    Disk (storage) bottleneck.
    CPU dan memory bottleneck.
    Network bottleneck.

Leave a Comment