Studi Kasus Sistem Keamanan Jaringan

SMKN 1 Panggungrejo menggunakan internet fiber optik dari telkom sehingga memiliki koneksi stabil dan cepat. Namun koneksi tersebut disalah gunakan oleh sebagian siswa untuk bermain game online pada saat jam sekolah. Kami mendapat perintah dari Kepala Sekolah untuk memblokir game online pada jam sekolah, sehingga siswa dapat fokus belajar.

Langkah dari penyelesaian masalah diatas adalah kami akan menggunakan fitur firewall pada mikrotik untuk melakukan pemblokiran pada game online Mobile Legend. Sebelum melakukan pemblokiran, kita harus mengetahui port game dan protocol game Mobile Legend. Untuk mencari port game dan protocol game Mobile Legend, digunakan fitur Torch pada mikrotik.

Gambar 1. Torch (Sumber mikrotik.id)

Setekah berhasil mendapatkan port dan protocol game Mobile Legend, langkah selanjutnya adalah membuat rule pada mikrotik. Yaitu dengan memilih menu IP – Firewall – Filter

Gambar 2. Firewall Filter (Sumber mikrotik.id)
Chain : Forward, karena paket berasal dari luar Router menuju keluar Router. 
Protocol : Protocol game tersebut. Bisa TCP atau UDP.
Dst. Port : Port Tujuan.
In. Interface : Interface yang menuju ke client.
Action : add dst to address list, berfungsi untuk memperoleh ip server dari game tersebut.
Address list : untuk memberi nama pada list IP.

Berikut ini adalah IP Server dari Mobile Legend.

Gambar 3. IP Server Mobile Legend (Sumber mikrotik.id)

Langkah selanjutnya adalah melakukan pemblokiran Mobile Legend pada jam 08.00 sampai 17.00 WIB.

Gambar 4. Firewall Rule (Sumber mikrotik.id)
Gambar 5. Pengaturan Jam Blokir
Dst. Address List : Pilih list IP pada Address List yang sudah kita buat sebelumnya.
Time : Silahkan sesuaikan dengan kebutuhan. 
Action : Drop.

Filter Rule yang sudah dibuat untuk memblokir Mobile Legend adalah sebagai berikut:

Gambar 6. Hasil Filter Rule Blokir Mobile Legend (Sumber mikrotik.id)

Siswa tidak bisa lagi menggunakan internet sekolah untuk bermain game onlie pada jam sekolah. Sehingga mereka dapat fokus dalam kegiatan belajar, guna meningkatkan kompetensi untuk masa depan yang lebih baik.

Kesimpulan dari studi kasus diatas adalah kita dapat menyeleksi koneksi yang masuk dan keluar menggunakan fitur firewall. Koneksi yang dianggap kurang memiliki manfaat untuk pembelajaran dapat kita blokir memalui firewall. Seperti situs-situs radikal, pornografi, game online, dan koneksi-koneksi yang tidak diinginkan. Dalam melakukan pemblokiran menggunakan firewall, ada beberapa hal penting yang harus kita ketahui supaya pemblokiran yang dilakukan akurat. Kita harus mengetahui port, protocol, IP sever yang digunakan.

2 thoughts on “Studi Kasus Sistem Keamanan Jaringan”

  1. Excellent post! We will be linking to this great content on our website. Keep up the great writing. Heda Lamar Croft Sheri Locke Keifer

Leave a Comment