Studi Kasus Manajemen Bandwidth Mikrotik

Sekolah menyediakan fasilitas internet kepada warga sekolah (Guru, Karyawan, dan Siswa) guna menunjang kegiatan belajar. Setiap ruang kelas diberi 1 buah access point sebagai media akses jaringan internet. Pada kegiatan pembelajaran, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk mencari sumber belajar dari internet sehingga tujuan belajar dapat tercapai dengan baik. Keseluruhan siswa memanfaatkan internet di kelas untuk kegiatan belajar. Namun hal tersebut memunculkan sebuah permasalahan. Kecepatan akses internet setiap siswa menjadi tidak stabil, ada yang mendapat akses cepat dan ada yang aksesnya lambat. Terkadang guru juga tidak bisa mendapat akses dari jaringan tersebut.

Berdasarkan kasus diatas, admin jaringan akan melakukan manajemen bandwidth pada jaringan internet diruang kelas. Admin akan menggunakan PCQ, sehingga setiap klien yang tersambung dengan jaringan memperoleh bandwidth sama rata. PCQ bekerja dengan sebuah algoritma yang akan membagi bandwidth secara merata ke sejumlah klien yang aktif. Cara kerja PCQ adalah dengan menambahkan sub-queue, berdasar klasifikasi tertentu. Berikut adalah gambaran cara kerja PCQ dengan parameter PCQ-Rate = 0.

Gambar 1. Ilustrasi PCQ (sumber dari mikrotik.id)

PCQ rate adalah dasar perhitungan Router tentang seberapa besar rate-limit yg akan diberikan ke klien yg aktif.  Cara konfigurasi PCQ cukup mudah yaitu dengan menambahkan Queue Type PCQ, kemudian tentukan nilai classifier dan nilai rate. Untuk manajemen traffic download, centang opsi classifier dst.address. Dan untuk manajemen traffic upload, centang opsi src.address.

Gambar 2. Queue Type PCQ (sumber dari mikrotik.id)

Langkah selanjutnya adalah melakukan kombinasi PCQ dengan Simple Queue. Salah satu kelemahan metode ini adalah tidak bisa menerapkan Priority ke user tertentu pada saat menggunakan PCQ karena keseluruhan aktifitas dikendalikan otomatis oleh router.

Gambar 3. Kombinasi Simple Queue dan PCQ

Kesimpulan dari studi kasus diatas adalah setiap klien yang tersambung dengan jaringan memperoleh bandwidth sama rata karena menerapkan kombinasi fitur PCQ dan Simple Queue pada Mikrotik. Sehingga pada saat menggunakan jaringan internet dikelas, setiap siswa dapat memperoleh bandwidth sama rata.

Leave a Comment