Arduino UNO R3 – Lampu Otomatis dengan Sensor Cahaya (LDR)

Intro

Sensor LDR (Light Dependent Resistor) adalah resistor yang nilai resistensinya dapat berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya yang masuk atau mengenai permukaannya. LDR atau Photoresistor disebut juga dengan sensor cahaya. Sensor LDR memiliki prinsip kerja sebagai berikut:

  1. Semakin banyak cahaya yang mengenai permukaan sensor, maka nilai resistensinya akan menurun.
  2. Semakin sedikit cahaya yang mengenai permukaan sensor, maka nilai resistensinya akan besar.

Ilustrasi penerapan dari sensor LCR adalah sebagai berikut, semakin banyak cahaya dianalogikan sebagai kondisi siang hari. Sedangkan sedikit cahaya yang masuk dianalogikan sebagai malam hari. Percobaan ini akan membuat lampu LED otomatis, apabila kondisi siang hari lampu akan mati dan malam hari lampu akan nyala.

Alat dan Bahan

  1. Arduino UNO R3
  2. Kabel USB downloader
  3. Sensor LDR
  4. Resistor 10 kΩ 1 buah
  5. Resistor 220Ω 1 buah
  6. Lampu LED Hijau 1 buah
  7. Lampu LED Merah 1 buah
  8. Kabel Jumper secukupnya
  9. Breadboard
Gambar 1. Alat dan Bahan

Algoritma Pemrograman

Algoritma dari program sensor LDR adalah sebagai berikut:

  1. Sensor LDR mulai menangkap cahaya.
  2. Apabila nilai sensor LDR kurang dari atau sama dengan 100, maka LED hijau akan menyala dan LED merah akan mati.
  3. Apabila nilai sensor LDR diatas 100, maka LED hijau akan mati dan LED merah akan hidup.

Rangkaian Elektronika

Gambar 2. Rangkaian Elektronika

Keterangan dari rangkaian diatas adalah sebagai berikut:

  1. Pemasangan kaki sensor LDR bebas (boleh dibolak-balik).
  2. Kaki Sensor LDR 1 disambungkan dengan pin 5V Arduino UNO R3.
  3. Kaki Sensor LDR 2 disambungkan dengan pin A1 Arduino UNO R3, kemudian hubungkan resistor 10 kΩ dan GND.
  4. Kaki (-) LED hijau disambungkan dengan GND.
  5. Kaki (+) LED hijau disambungkan dengan resistor 220Ω dan disambungkan lagi ke pin 6 Arduino UNO R3.
  6. Kaki (-) LED merah disambungkan dengan GND.
  7. Kaki (+) LED merah disambungkan dengan resistor 220Ω dan disambungkan lagi ke pin 5 Arduino UNO R3.

Sambungkan arduino dengan komputer menggunakan kabel USB downloader untuk dilakukan pemrograman.

Gambar 3. Hasil Merakit Komponen

Source Code Arduino

int sensorLDR = A1;
const int HIJAU = 6;
const int MERAH = 5;
void setup() {
Serial.begin(9600);
pinMode(HIJAU, OUTPUT);
pinMode(MERAH, OUTPUT);
}

void loop() {
int nilaiSensor;
nilaiSensor = analogRead(sensorLDR);
Serial.print("Nilai Sensor LDR adalah : ");
Serial.println(nilaiSensor);
  
if(nilaiSensor <=100){
digitalWrite(HIJAU, HIGH);
digitalWrite(MERAH, LOW);
Serial.print("LED HIJAU ON ");
}
else{
digitalWrite(HIJAU, LOW);
digitalWrite(MERAH, HIGH);
Serial.print("LED HIJAU OFF ");
}
delay(1000);
}

Hasil Pengujian

Hasil dari pengujian dari program diatas adalah sebagai berikut:

  1. Kondisi Cahaya Terang, pada saat sensor LDR mendapat cahaya terang dengan nilai diatas 100, maka LED merah akan menyala dan LED hijau akan mati. Pengujian dilakukan dengan cara mengarahkan senter ke rangkaian.
  2. Kondisi Cahaya Redup, pada saat sensor LDR mendapat cahaya redup dengan nilai kurang dari atau sama dengan 100, maka LED hijau akan menyala dan LED merah akan mati.
Gambar 4. Kondisi Cahaya Terang – LED Merah ON
Gambar 5. Kondisi Cahaya Redup – LED Hijau ON

Kesimpulan

Rangkaian program Arduino UNO R3 dan Sensor LDR bekerja otomatis mematikan lampu apabila kondisi disekitar menjadi terang, sedangkan apabila kondisi gelap maka lampu akan otomatis menyala. Rangkaian tersebut dapat menghemat penggunaan listrik apabila diimplementasikan pada lampu rumah.

Leave a Comment